Perbedaan Non-Playable Coin dan FC Porto Fan Token: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp92,86 (kapitalisasi pasar Rp712,33M, volume 24 jam Rp14,6M), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.679 (kapitalisasi pasar Rp99,39M, volume 24 jam Rp26,72M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai beredar Non-Playable Coin 7,6B / 8,1B NPC (95%) dibanding 13M / 40M PORTO (33%) milik FC Porto Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| NPC | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp712,33M | Rp99,39M |
Volume (24h) | Rp14,6M | Rp26,72M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 43 Hari |
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →