Perbedaan Non-Playable Coin dan Polymesh: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp93,94 (kapitalisasi pasar Rp720,78M, volume 24 jam Rp15,49M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp525,16 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin dan Polymesh berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Non-Playable Coin dibatasi (7,6B / 8,1B NPC (95%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| NPC | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp720,78M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp15,49M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 5 Hari | 20 Hari |
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →