Perbedaan Non-Playable Coin dan Pepe: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp126,79 (kapitalisasi pasar Rp952,42M, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0505 (kapitalisasi pasar Rp20,78T, volume 24 jam Rp4,42T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 21,8× kapitalisasi pasar Non-Playable Coin, dan suplai beredar Non-Playable Coin 7,6B / 8,1B NPC (95%) dibanding 413,8T / 413,8T PEPE (100%) milik Pepe. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan Pepe selama 52 Hari.
| NPC | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp952,42M | Rp20,78T |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp4,42T |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →