Perbedaan Nomina dan Walrus: Nomina diperdagangkan di Rp28,17 (kapitalisasi pasar Rp81,66M, volume 24 jam Rp99,42M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,93 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 16,9× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar Nomina 2,9B / 7,5B NOM (39%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nomina selama 20 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| NOM | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,66M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp99,42M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 7,5B NOM (39%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →