Perbedaan Nomina dan Turtle: Nomina diperdagangkan di Rp28,22 (kapitalisasi pasar Rp81,89M, volume 24 jam Rp62,32M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp769,87 (kapitalisasi pasar Rp120,55M, volume 24 jam Rp18,26M). Perbedaan utamanya: Turtle lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Nomina 2,9B / 7,5B NOM (39%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nomina selama 22 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| NOM | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,89M | Rp120,55M |
Volume (24h) | Rp62,32M | Rp18,26M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 7,5B NOM (39%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →