Perbedaan Nomina dan Raydium: Nomina diperdagangkan di Rp28,17 (kapitalisasi pasar Rp82,04M, volume 24 jam Rp99,9M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp240,75M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 41,4× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar Nomina 2,9B / 7,5B NOM (39%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nomina selama 20 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| NOM | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,04M | Rp3,4T |
Volume (24h) | Rp99,9M | Rp240,75M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 7,5B NOM (39%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
NOM saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp27.611 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Hanya 39% dari total supply yang beredar, menandakan tekanan jual terbatas. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024-07-20.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound teknis dari level support, namun risiko likuiditas rendah dan volatilitas tinggi perlu diwaspadai. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp29 untuk konfirmasi perubahan tren.
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.
Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →