Perbedaan Nillion dan Raydium: Nillion diperdagangkan di Rp633,12 (kapitalisasi pasar Rp293,54M, volume 24 jam Rp196,72M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 11,4× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Nillion terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nillion selama 9 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| NIL | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp293,54M | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp196,72M | Rp232,09M |
Suplai yang Beredar | 465,3M NIL | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →