Perbedaan Midnight dan Tezos: Midnight diperdagangkan di Rp528,92 (kapitalisasi pasar Rp8,78T, volume 24 jam Rp314,22M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.090 (kapitalisasi pasar Rp4,46T, volume 24 jam Rp139,2M). Perbedaan utamanya: Midnight lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Midnight dibatasi (16,6B / 24B NIGHT (70%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Midnight selama 9 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| NIGHT | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,78T | Rp4,46T |
Volume (24h) | Rp314,22M | Rp139,2M |
Suplai yang Beredar | 16,6B / 24B NIGHT (70%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 9 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Midnight adalah blockchain generasi baru yang dikembangkan oleh Charles Hoskinson, salah satu pendiri Ethereum dan pendiri Cardano. Blockchain ini memanfaatkan zero-knowledge proof untuk memungkinkan aplikasi yang melindungi data pengguna, bisnis, dan transaksi tanpa mengorbankan kegunaan. Midnight menghadirkan arsitektur dual-state publik–privat serta model token ganda yang dirancang untuk menyeimbangkan privasi, keterbukaan selektif, dan fungsionalitas on-chain.
Selengkapnya di halaman NIGHT →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →