Perbedaan Midnight dan Tellor: Midnight diperdagangkan di Rp528,92 (kapitalisasi pasar Rp8,78T, volume 24 jam Rp314,22M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Midnight jauh lebih besar — sekitar 11,7× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai Midnight dibatasi (16,6B / 24B NIGHT (70%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Midnight selama 9 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| NIGHT | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,78T | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp314,22M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 16,6B / 24B NIGHT (70%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 9 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Midnight adalah blockchain generasi baru yang dikembangkan oleh Charles Hoskinson, salah satu pendiri Ethereum dan pendiri Cardano. Blockchain ini memanfaatkan zero-knowledge proof untuk memungkinkan aplikasi yang melindungi data pengguna, bisnis, dan transaksi tanpa mengorbankan kegunaan. Midnight menghadirkan arsitektur dual-state publik–privat serta model token ganda yang dirancang untuk menyeimbangkan privasi, keterbukaan selektif, dan fungsionalitas on-chain.
Selengkapnya di halaman NIGHT →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →