Perbedaan Nibiru Chain dan TAC Protocol: Nibiru Chain diperdagangkan di Rp35,29 (kapitalisasi pasar Rp55,17M, volume 24 jam Rp4,69M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,45 (kapitalisasi pasar Rp253,95M, volume 24 jam Rp109,75M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Nibiru Chain, dan suplai Nibiru Chain dibatasi (954M / 1,5B NIBI (64%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nibiru Chain selama 7 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| NIBI | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp55,17M | Rp253,95M |
Volume (24h) | Rp4,69M | Rp109,75M |
Suplai yang Beredar | 954M / 1,5B NIBI (64%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 7 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Nibiru Chain adalah blockchain Layer 1 dan ekosistem smart contract yang inovatif, menawarkan throughput tinggi dan keamanan tak tertandingi. Nibiru berambisi menjadi ekosistem smart contract yang paling ramah pengembang dan pengguna, memimpin adopsi Web3 secara luas. Hal ini dicapai melalui inovasi di setiap lapisan teknologi, termasuk pengembangan dApp, infrastruktur, mekanisme konsensus, toolkit pengembang lengkap, dan akumulasi nilai.
Selengkapnya di halaman NIBI →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →