Perbedaan Nibiru Chain dan SUPRA: Nibiru Chain diperdagangkan di Rp35,29 (kapitalisasi pasar Rp55,17M, volume 24 jam Rp4,69M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,75 (kapitalisasi pasar Rp122,09M, volume 24 jam Rp4,65M). Perbedaan utamanya: SUPRA jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Nibiru Chain, dan suplai beredar Nibiru Chain 954M / 1,5B NIBI (64%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nibiru Chain selama 7 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| NIBI | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp55,17M | Rp122,09M |
Volume (24h) | Rp4,69M | Rp4,65M |
Suplai yang Beredar | 954M / 1,5B NIBI (64%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Nibiru Chain adalah blockchain Layer 1 dan ekosistem smart contract yang inovatif, menawarkan throughput tinggi dan keamanan tak tertandingi. Nibiru berambisi menjadi ekosistem smart contract yang paling ramah pengembang dan pengguna, memimpin adopsi Web3 secara luas. Hal ini dicapai melalui inovasi di setiap lapisan teknologi, termasuk pengembangan dApp, infrastruktur, mekanisme konsensus, toolkit pengembang lengkap, dan akumulasi nilai.
Selengkapnya di halaman NIBI →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →