Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Nibiru Chain (NIBI) vs Subsquid (SQD)

Nibiru ChainTrading
SubsquidTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Nibiru Chain dan Subsquid: Nibiru Chain diperdagangkan di Rp35,29 (kapitalisasi pasar Rp55,17M, volume 24 jam Rp4,69M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp548,68 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 10× kapitalisasi pasar Nibiru Chain, dan suplai beredar Nibiru Chain 954M / 1,5B NIBI (64%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nibiru Chain selama 7 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.

NIBISQD
Kap. Pasar
Rp55,17MRp549,64M
Volume (24h)
Rp4,69MRp69,67M
Suplai yang Beredar
954M / 1,5B NIBI (64%)1B / 1,3B SQD (76%)
Typical Hold Time
7 Hari8 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

NIBI

Belum ada data sentimen.

SQD
98% Beli2% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari

Tentang Nibiru Chain

Nibiru Chain adalah blockchain Layer 1 dan ekosistem smart contract yang inovatif, menawarkan throughput tinggi dan keamanan tak tertandingi. Nibiru berambisi menjadi ekosistem smart contract yang paling ramah pengembang dan pengguna, memimpin adopsi Web3 secara luas. Hal ini dicapai melalui inovasi di setiap lapisan teknologi, termasuk pengembangan dApp, infrastruktur, mekanisme konsensus, toolkit pengembang lengkap, dan akumulasi nilai.

Selengkapnya di halaman NIBI

Tentang Subsquid

Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.

Selengkapnya di halaman SQD