Perbedaan AINFT dan Peanut the Squirrel: AINFT diperdagangkan di Rp0,004893 (kapitalisasi pasar Rp4,83T, volume 24 jam Rp115,13M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp782,06 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: AINFT jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Peanut the Squirrel, dan suplai AINFT dibatasi (990,1T / 1.000T NFT (100%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AINFT selama 18 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| NFT | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,83T | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp115,13M | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 990,1T / 1.000T NFT (100%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 18 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
NEFTiPEDiA adalah marketplace yang menyediakan tempat terdesentralisasi untuk menjual karya seni digital, multimedia, dan berbagai aset bernilai lainnya.
Selengkapnya di halaman NFT →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →