Perbedaan NFPrompt dan Turtle: NFPrompt diperdagangkan di Rp33,17 (kapitalisasi pasar Rp52,18M, volume 24 jam Rp178,76M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp775,09 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Turtle jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar NFPrompt, dan suplai beredar NFPrompt 600,8M / 1B NFP (61%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan NFPrompt selama 55 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| NFP | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp52,18M | Rp120,27M |
Volume (24h) | Rp178,76M | Rp18,65M |
Suplai yang Beredar | 600,8M / 1B NFP (61%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 12 Hari |
NFPrompt adalah Platform Artist Prompt pertama di Web3, yang memungkinkan pengguna mewujudkan imajinasi mereka menjadi NFT yang dihasilkan oleh AI. Kolektor dan penggemar dapat membeli/menjual NFT satu sama lain dengan prompt yang digunakan untuk menghasilkan gambar tersebut.
Selengkapnya di halaman NFP →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →