Perbedaan Nexo dan ZeroLend: Nexo diperdagangkan di Rp12.894 (kapitalisasi pasar Rp8,33T, volume 24 jam Rp103,11M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 839,7× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Nexo 646,1M / 1B NEXO (65%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nexo selama 29 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| NEXO | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,33T | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp103,11M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 646,1M / 1B NEXO (65%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 27 Hari |
Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →