Perbedaan Nexo dan Raydium: Nexo diperdagangkan di Rp13.907 (kapitalisasi pasar Rp8,98T, volume 24 jam Rp135,49M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai beredar Nexo 646,1M / 1B NEXO (65%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nexo selama 29 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| NEXO | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,98T | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp135,49M | Rp232,09M |
Suplai yang Beredar | 646,1M / 1B NEXO (65%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →