Perbedaan Newton Protocol dan Telos: Newton Protocol diperdagangkan di Rp673,34 (kapitalisasi pasar Rp210,67M, volume 24 jam Rp37,38M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp519,26 (kapitalisasi pasar Rp240,67M, volume 24 jam Rp16,04M). Perbedaan utamanya: Newton Protocol dan Telos berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Newton Protocol dibatasi (312,8M / 1B NEWT (32%)), sedangkan Telos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Newton Protocol selama 26 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| NEWT | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp210,67M | Rp240,67M |
Volume (24h) | Rp37,38M | Rp16,04M |
Suplai yang Beredar | 312,8M / 1B NEWT (32%) | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 26 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →