Perbedaan Newton Protocol dan Origin Protocol: Newton Protocol diperdagangkan di Rp673,34 (kapitalisasi pasar Rp210,49M, volume 24 jam Rp37,31M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,65M, volume 24 jam Rp17,61M). Perbedaan utamanya: Newton Protocol dan Origin Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Newton Protocol 312,8M / 1B NEWT (32%) dibanding 689,5M / 1,4B OGN (49%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Newton Protocol selama 26 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| NEWT | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp210,49M | Rp198,65M |
Volume (24h) | Rp37,31M | Rp17,61M |
Suplai yang Beredar | 312,8M / 1B NEWT (32%) | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 75 Hari |
Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →