Perbedaan Neon EVM dan Wrapped Beacon ETH: Neon EVM diperdagangkan di Rp248,04 (kapitalisasi pasar Rp59,92M, volume 24 jam Rp2,27M), sedangkan Wrapped Beacon ETH diperdagangkan di Rp37.176.724 (kapitalisasi pasar Rp124,95T, volume 24 jam Rp17,74M). Perbedaan utamanya: Wrapped Beacon ETH jauh lebih besar — sekitar 2085,3× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan Wrapped Beacon ETH terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 19 Hari dan Wrapped Beacon ETH selama 26 Hari.
| NEON | WBETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp59,92M | Rp124,95T |
Volume (24h) | Rp2,27M | Rp17,74M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 3,4M WBETH |
Typical Hold Time | 19 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →WBETH adalah token liquid staking yang mewakili ETH yang distake beserta imbal hasilnya. Token ini memberikan likuiditas instan sekaligus memungkinkan pengguna tetap menerima reward staking ETH dan berpartisipasi di proyek DeFi.
Selengkapnya di halaman WBETH →