Perbedaan Neon EVM dan Ondo US Dollar Yield: Neon EVM diperdagangkan di Rp246,7 (kapitalisasi pasar Rp59,39M, volume 24 jam Rp2,24M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.386 (kapitalisasi pasar Rp38,28T, volume 24 jam Rp4,47M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 644,6× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 19 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| NEON | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp59,39M | Rp38,28T |
Volume (24h) | Rp2,24M | Rp4,47M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 19 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →