Perbedaan Neon EVM dan Starknet: Neon EVM diperdagangkan di Rp333,75 (kapitalisasi pasar Rp80,07M, volume 24 jam Rp16,66M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp521,43 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp336,06M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 43× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 17 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| NEON | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,07M | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp16,66M | Rp336,06M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 17 Hari | 73 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Neon EVM saat ini diperdagangkan di Rp334,62 dengan sinyal teknis bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. Token ini memiliki market cap Rp80,11 juta dengan supply terbatas 1 juta token dan sirkulasi 24%. Pivot point kunci berada di Rp336 dengan support kuat di Rp323 dan resistance di Rp351. Indikator ADX menunjukkan tren kuat dengan nilai 83.34 (6 hari) dan 72.20 (12 hari) yang mendukung sinyal buy.
Outlook keseluruhan netral-cenderung positif dengan momentum teknis yang kuat namun volume terbatas. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp351, sementara risiko utama adalah likuiditas rendah dan volatilitas tinggi. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem EVM untuk konfirmasi arah trend.
Starknet (STRK) saat ini diperdagangkan di Rp527,05 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish dan RSI netral. Harga berada di dekat level pivot Rp527, dengan support kuat di Rp512 dan resistance di Rp540. Hold time rata-rata 73 hari menunjukkan kecenderungan holding jangka menengah. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis, meskipun osilator netral memberikan sedikit ruang napas. Peluang terletak pada rebound dari support Rp512 jika momentum berbalik, namun risiko tinggi volatilitas dan sentimen pasar kripto yang lemah memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem Starknet untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →