Perbedaan Neon EVM dan Saros: Neon EVM diperdagangkan di Rp247,39 (kapitalisasi pasar Rp59,39M, volume 24 jam Rp2,24M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M). Perbedaan utamanya: Neon EVM jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Neon EVM 239,5M / 1B NEON (24%) dibanding 3,7B / 10B SAROS (38%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 19 Hari dan Saros selama 23 Hari.
| NEON | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp59,39M | Rp24,09M |
Volume (24h) | Rp2,24M | Rp10,4M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 3,7B / 10B SAROS (38%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →