Perbedaan Neon EVM dan SuperRare: Neon EVM diperdagangkan di Rp248,22 (kapitalisasi pasar Rp60,01M, volume 24 jam Rp2,07M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp210,39 (kapitalisasi pasar Rp173,25M, volume 24 jam Rp259,45M). Perbedaan utamanya: SuperRare jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Neon EVM 239,5M / 1B NEON (24%) dibanding 825,5M / 1B RARE (83%) milik SuperRare. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 19 Hari dan SuperRare selama 32 Hari.
| NEON | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp60,01M | Rp173,25M |
Volume (24h) | Rp2,07M | Rp259,45M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →