Perbedaan Neon EVM dan Paris Saint-Germain Fan Token: Neon EVM diperdagangkan di Rp248,43 (kapitalisasi pasar Rp59,63M, volume 24 jam Rp2,26M), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp8.768 (kapitalisasi pasar Rp146,99M, volume 24 jam Rp50,37M). Perbedaan utamanya: Paris Saint-Germain Fan Token jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Neon EVM 239,5M / 1B NEON (24%) dibanding 16,8M / 19,9M PSG (85%) milik Paris Saint-Germain Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 19 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 44 Hari.
| NEON | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp59,63M | Rp146,99M |
Volume (24h) | Rp2,26M | Rp50,37M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 16,8M / 19,9M PSG (85%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →