Perbedaan Neon EVM dan Non-Playable Coin: Neon EVM diperdagangkan di Rp334,48 (kapitalisasi pasar Rp80,11M, volume 24 jam Rp14,81M), sedangkan Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp127,12 (kapitalisasi pasar Rp952,42M, volume 24 jam Rp69,86M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin jauh lebih besar — sekitar 11,9× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Neon EVM 239,5M / 1B NEON (24%) dibanding 7,6B / 8,1B NPC (95%) milik Non-Playable Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neon EVM selama 17 Hari dan Non-Playable Coin selama 5 Hari.
| NEON | NPC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,11M | Rp952,42M |
Volume (24h) | Rp14,81M | Rp69,86M |
Suplai yang Beredar | 239,5M / 1B NEON (24%) | 7,6B / 8,1B NPC (95%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →