Perbedaan Neo dan WOO: Neo diperdagangkan di Rp30.040 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp69,88M), sedangkan WOO diperdagangkan di Rp190,91 (kapitalisasi pasar Rp360,98M, volume 24 jam Rp146,47M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar WOO, dan suplai WOO dibatasi (1,9B / 1,9B WOO (100%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan WOO selama 43 Hari.
| NEO | WOO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,13T | Rp360,98M |
Volume (24h) | Rp69,88M | Rp146,47M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 1,9B / 1,9B WOO (100%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →WOO Network adalah jaringan likuiditas mendalam yang menghubungkan trader, pertukaran, institusi, dan platform DeFi dengan akses demokratis ke likuiditas terbaik dan eksekusi trading dengan biaya rendah atau tanpa biaya. Token WOO digunakan di jaringan produk CeFi dan DeFi untuk staking dan potongan biaya.
Selengkapnya di halaman WOO →