Perbedaan Neo dan USDC: Neo diperdagangkan di Rp30.040 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp69,88M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.874 (kapitalisasi pasar Rp1.286,48T, volume 24 jam Rp122,72T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 604× kapitalisasi pasar Neo, dan suplai beredar Neo 70,5M NEO dibanding 72B USDC milik USDC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| NEO | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,13T | Rp1.286,48T |
Volume (24h) | Rp69,88M | Rp122,72T |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 72B USDC |
Typical Hold Time | 94 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →