Perbedaan Neo dan Theta Network: Neo diperdagangkan di Rp30.018 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp61,62M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,38T, volume 24 jam Rp50,25M). Perbedaan utamanya: Neo dan Theta Network berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| NEO | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,12T | Rp2,38T |
Volume (24h) | Rp61,62M | Rp50,25M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →