Perbedaan Neo dan Subsquid: Neo diperdagangkan di Rp30.238 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp82,97M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp812,86 (kapitalisasi pasar Rp891,6M, volume 24 jam Rp75,78M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| NEO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,12T | Rp891,6M |
Volume (24h) | Rp82,97M | Rp75,78M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
NEO saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp29.704 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound. Token ini memiliki market cap Rp2,11T dengan sirkulasi 70,5 juta token. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, namun level oversold RSI menawarkan peluang trading jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas di pasar IDR, dan ketidakpastian regulasi kripto global. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp31.968 untuk konfirmasi reversal.
Token SQD saat ini diperdagangkan pada Rp847,24 dengan sinyal teknis bullish yang kuat dari moving averages (13 buy, 0 sell). Harga berada dekat dengan titik pivot Rp862 dengan support kuat di Rp765. Supply yang terbatas (1,3M token maksimal) dan sirkulasi 84% menunjukkan tokenomics yang sehat. RSI menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan kondisi overbought. Peluang utama terletak pada momentum teknis yang kuat, sementara risiko utama adalah koreksi akibat RSI yang sangat tinggi dan volatilitas kripto yang melekat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →