Perbedaan Neo dan Spell Token: Neo diperdagangkan di Rp35.703 (kapitalisasi pasar Rp2,52T, volume 24 jam Rp75,45M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,59 (kapitalisasi pasar Rp310,64M, volume 24 jam Rp56,63M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Spell Token, dan suplai beredar Neo 70,5M NEO dibanding 195,2B SPELL milik Spell Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 93 Hari dan Spell Token selama 43 Hari.
| NEO | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,52T | Rp310,64M |
Volume (24h) | Rp75,45M | Rp56,63M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 93 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →