Perbedaan Neo dan MyShell: Neo diperdagangkan di Rp30.652 (kapitalisasi pasar Rp2,16T, volume 24 jam Rp60,3M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp358,97 (kapitalisasi pasar Rp145,93M, volume 24 jam Rp84,39M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 14,8× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| NEO | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,16T | Rp145,93M |
Volume (24h) | Rp60,3M | Rp84,39M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →