Perbedaan Neo dan Scallop: Neo diperdagangkan di Rp30.036 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp63,25M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp119,79 (kapitalisasi pasar Rp24,21M, volume 24 jam Rp19,2M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 88× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (160,8M / 250M SCA (65%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Scallop selama 14 Hari.
| NEO | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,13T | Rp24,21M |
Volume (24h) | Rp63,25M | Rp19,2M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 160,8M / 250M SCA (65%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →