Perbedaan Neo dan Raydium: Neo diperdagangkan di Rp30.022 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp82,08M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.213 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp119,35M). Perbedaan utamanya: Raydium lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| NEO | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,12T | Rp3,04T |
Volume (24h) | Rp82,08M | Rp119,35M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
NEO saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp29.704 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound. Token ini memiliki market cap Rp2,11T dengan sirkulasi 70,5 juta token. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, namun level oversold RSI menawarkan peluang trading jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas di pasar IDR, dan ketidakpastian regulasi kripto global. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp31.968 untuk konfirmasi reversal.
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →