Perbedaan Neo dan Paris Saint-Germain Fan Token: Neo diperdagangkan di Rp30.178 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp66,27M), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp8.804 (kapitalisasi pasar Rp146,99M, volume 24 jam Rp50,37M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 14,4× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai Paris Saint-Germain Fan Token dibatasi (16,8M / 19,9M PSG (85%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 44 Hari.
| NEO | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,12T | Rp146,99M |
Volume (24h) | Rp66,27M | Rp50,37M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 16,8M / 19,9M PSG (85%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →