Perbedaan Neo dan Parcl: Neo diperdagangkan di Rp35.721 (kapitalisasi pasar Rp2,52T, volume 24 jam Rp75,45M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp114,02 (kapitalisasi pasar Rp46,92M, volume 24 jam Rp8,95M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 53,7× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai Parcl dibatasi (412,3M / 1B PRCL (42%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 93 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| NEO | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,52T | Rp46,92M |
Volume (24h) | Rp75,45M | Rp8,95M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 93 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →