Perbedaan Neo dan Origin Protocol: Neo diperdagangkan di Rp30.107 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp63,25M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,56M, volume 24 jam Rp16,9M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (689,5M / 1,4B OGN (49%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Neo selama 94 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| NEO | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,13T | Rp198,56M |
Volume (24h) | Rp63,25M | Rp16,9M |
Suplai yang Beredar | 70,5M NEO | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 94 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →