Perbedaan MX Token dan Yield Basis: MX Token diperdagangkan di Rp29.165 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,11M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.404 (kapitalisasi pasar Rp219,06M, volume 24 jam Rp76,89M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 156,7M / 1B YB (16%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| MX | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp219,06M |
Volume (24h) | Rp54,11M | Rp76,89M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 156,7M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →