Perbedaan MX Token dan XDC Network: MX Token diperdagangkan di Rp29.147 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp53,4M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp479,19 (kapitalisasi pasar Rp10,07T, volume 24 jam Rp78,23M). Perbedaan utamanya: XDC Network jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar MX Token, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan XDC Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan XDC Network selama 35 Hari.
| MX | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp10,07T |
Volume (24h) | Rp53,4M | Rp78,23M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 21B XDC |
Typical Hold Time | 22 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →