Perbedaan MX Token dan TAC Protocol: MX Token diperdagangkan di Rp29.166 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,2M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp51,11 (kapitalisasi pasar Rp238,63M, volume 24 jam Rp22,74M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| MX | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp238,63M |
Volume (24h) | Rp54,2M | Rp22,74M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 22 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →