Perbedaan MX Token dan SUPRA: MX Token diperdagangkan di Rp29.200 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,49M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,15 (kapitalisasi pasar Rp102,34M, volume 24 jam Rp6,85M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 26,2× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| MX | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp102,34M |
Volume (24h) | Rp54,49M | Rp6,85M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →