Perbedaan MX Token dan Starknet: MX Token diperdagangkan di Rp29.200 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,2M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp408,02 (kapitalisasi pasar Rp2,82T, volume 24 jam Rp783,53M). Perbedaan utamanya: MX Token dan Starknet berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan Starknet selama 75 Hari.
| MX | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp2,82T |
Volume (24h) | Rp54,2M | Rp783,53M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 6,8B STRK |
Typical Hold Time | 22 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →