Perbedaan MX Token dan Storj: MX Token diperdagangkan di Rp30.123 (kapitalisasi pasar Rp2,75T, volume 24 jam Rp99,65M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp1.345 (kapitalisasi pasar Rp570,72M, volume 24 jam Rp76,28M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Storj, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 20 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| MX | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,75T | Rp570,72M |
Volume (24h) | Rp99,65M | Rp76,28M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 20 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →