Perbedaan MX Token dan Siacoin: MX Token diperdagangkan di Rp29.165 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp53,31M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp8,41 (kapitalisasi pasar Rp470,21M, volume 24 jam Rp84,42M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Siacoin, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan Siacoin selama 60 Hari.
| MX | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp470,21M |
Volume (24h) | Rp53,31M | Rp84,42M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 22 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →