Perbedaan MX Token dan BENQI: MX Token diperdagangkan di Rp29.165 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp53,31M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp23,88 (kapitalisasi pasar Rp171,7M, volume 24 jam Rp10,08M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 15,6× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| MX | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp171,7M |
Volume (24h) | Rp53,31M | Rp10,08M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →