Perbedaan MX Token dan Puffer: MX Token diperdagangkan di Rp30.139 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp100,32M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp123,57M, volume 24 jam Rp48,91M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 22,3× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 20 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| MX | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,76T | Rp123,57M |
Volume (24h) | Rp100,32M | Rp48,91M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →