Perbedaan MX Token dan Phoenix: MX Token diperdagangkan di Rp30.139 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp100,32M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 33,2× kapitalisasi pasar Phoenix, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 69,3M / 76M PHB (92%) milik Phoenix. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 20 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| MX | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,76T | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp100,32M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →