Perbedaan MX Token dan Orchid: MX Token diperdagangkan di Rp29.182 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp53,4M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 14,1× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai MX Token dibatasi (91,8M / 413,8M MX (23%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan Orchid selama 44 Hari.
| MX | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp53,4M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 22 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →