Perbedaan MX Token dan Open Gradient: MX Token diperdagangkan di Rp29.200 (kapitalisasi pasar Rp2,68T, volume 24 jam Rp54,43M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp1.647 (kapitalisasi pasar Rp352,36M, volume 24 jam Rp191,88M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Open Gradient, dan suplai beredar MX Token 91,8M / 413,8M MX (23%) dibanding 213,8M / 1B OPG (22%) milik Open Gradient. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MX Token selama 22 Hari dan Open Gradient selama 5 Hari.
| MX | OPG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,68T | Rp352,36M |
Volume (24h) | Rp54,43M | Rp191,88M |
Suplai yang Beredar | 91,8M / 413,8M MX (23%) | 213,8M / 1B OPG (22%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →