Perbedaan MVL dan xMoney: MVL diperdagangkan di Rp16,38 (kapitalisasi pasar Rp472,56M, volume 24 jam Rp1,47M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp136,05 (kapitalisasi pasar Rp98,35M, volume 24 jam Rp327,35M). Perbedaan utamanya: MVL jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar xMoney, dan suplai beredar MVL 27,8B / 30B MVL (93%) dibanding 704,1M / 1B UTK (71%) milik xMoney. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MVL selama 58 Hari dan xMoney selama 49 Hari.
| MVL | UTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp472,56M | Rp98,35M |
Volume (24h) | Rp1,47M | Rp327,35M |
Suplai yang Beredar | 27,8B / 30B MVL (93%) | 704,1M / 1B UTK (71%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 49 Hari |
MVL, yang merupakan singkatan dari Mobility Value Lab, adalah proyek inovatif yang menggabungkan bidang mobilitas dan teknologi blockchain. Tujuan utamanya adalah membagikan nilai data di antara seluruh peserta ekosistemnya. Integrasi ini dilakukan melalui berbagai protokol blockchain yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan layanan mobilitas.
Selengkapnya di halaman MVL →xMoney (sebelumnya bernama Utrust) didesain sebagai solusi untuk masalah yang mengakibatkan rendahnya penggunaan mata uang kripto sebagai metode pembayaran, terlebih keamanan platform pembayaran yang kurang berkembang dan biaya yang relatif tinggi. Tujuan utama dari platform ini adalah untuk membangun sistem yang mengizinkan transaksi kripto cepat dan efisien dengan biaya rendah, sehingga merchant dapat menjangkau audiens pemegang kripto yang lebih luas. Platform ini juga mengizinkan pembeli untuk melakukan pembelian secara aman sambil menawarkan juga pilihan untuk refund, serta melindungi para penjual dari volatilitas pasar kripto yang tinggi.
Selengkapnya di halaman UTK →