Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) vs Panca Budi Idaman Tbk. (PBID)

Maha Properti Indonesia Tbk.Trading
Panca Budi Idaman Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Maha Properti Indonesia Tbk. dan Panca Budi Idaman Tbk.: Maha Properti Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp9.900 (kapitalisasi pasar 98,43 T), sedangkan Panca Budi Idaman Tbk. diperdagangkan di Rp482 (kapitalisasi pasar 3,6 T, volume 24 jam 279,2 rb). Perbedaan utamanya: Maha Properti Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 27,3× kapitalisasi pasar Panca Budi Idaman Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MPROPBID
Kapitalisasi Pasar
98,43 T3,6 T
Volume
279,2 rb
Lot
2,79 rb
Perputaran
134,12 jt
Harga Rata-rata
480,36
Nilai Transaksi
134,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
482
Volume Ekuilibrium Indikatif
84

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MPRO
Lihat detail
PBID
Lihat detail

Tentang Maha Properti Indonesia Tbk.

PT Propertindo Mulia Investama Tbk (formerly PT Agro Mulia Investama) (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 2 of Notary Benediktus Andy Widyanto, S.H., dated March 5, 2004.

Selengkapnya di halaman MPRO

Tentang Panca Budi Idaman Tbk.

PT Panca Budi Idaman (The Company) was established by Notarial Deed No.16 dated January 10, 1990 made before Notary Endang Irawati Ekaputri, S.H.,which was amended by Notarial Deed No.3 dated July 2, 1997 made before Notary Jenny Jacinta Lukas, S.H., and Deed No. 10 dated October 17, 1997 made before Notary Kiagus Zainal Arifin, S.H. Panca Budi Group was founded by Djonny Taslim in 1979 who started his career as a general merchant distributing plastic bags made from PP, HDPE and PE. In 1990, Djonny Taslim established PT. Panca Budi Idaman ("the Company") to produce and distribute finished products of plastic bags. The Company commenced its commercial operation by producing plastic bags in 1991.

Selengkapnya di halaman PBID